Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemrograman. Tampilkan semua postingan

27.3.14

Pengenalan Dasar JavaScript

Kito Share - Javascript diperkenalkan pertama kali oleh Netspace pada tahun 1995. Pada awalnya bahasa ini dinamakan �LiveScript� yang berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk browser netscape navigator 2. Pada saat itu bahasa ini banyak dapat kritik karena kurang aman, pengembangan bahasa pemrograman ini yang terkesan buru-buru dan tidak ada pesan kesalah yang di tampilkan setiap kali kita membuat kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejlan dengan sedang giatnya kerjasama antara netspace dan sun (pengembangan bahasa pemrograman �Java�) pada masa itu, maka netspace memberikan nama �JavaScript� kepada bahasa tersebut pada tanggal 4-12-1995. Pada saat itu juga Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut sebagai �Jscript� di browser internet Explorer 3. Javascript adalah bahasa program yang berbentuk kumpulan skrip yang pada fungsinya berjalan pada suatu dokumen HTML (HyperText Markup Language), sepanjang perjalanan internet bahasa ini adalah bahasa skrip pertama untuk web.

Bahasa ini adalah bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah-perintah di sisi user, yang artinya di sisi browser bukan sisi server web. Javascript bergantung kepada browser (navigator) yang memanggil halaman web yang berisi skrip-skrip dari javascript dan tentu saja terselip di dalam dokumen HTML (HyperText Markup Language). Javascript juga tidak memerlukan kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankan (pada kenyataannya kompilator javascript sendiri sudah termasuk di dalam browser tersebut). Lain halnya dengan bahasa �jave� (dengan javascript selalu disbanding-bandingkan) yang memerlukan kompilator khusus untuk menterjemahkannya di sisi user/klien. Tabel daftar navigator dan versi dari javascript:


Javascript merupakan suatu bahasa yang perkembang annya lambat dibandingkan dengan java yang berkembang sangat cepat. Di javascript kita tidak mungkin menyembunyikan kode skrip yang kita tulis, kode langsung di tulis di dalam dokumen HTML dan sangat mudah terlihat, sedangkan java, kode sudah berbentuk setengah terkompilasi dan tidak mungkin terlihat dari dalam dokumen HTML (HyperText Markup Language), satu mesin virtual di sisi user yang bertanggung jawab untuk menterjemahkan program, setiap kali halaman HTML yang memuat applet tersebut dipanggil oleh browser, bisa kita katakana bahwa javascrips cukup cepat di panggil (di load) oleh navigator. Javascrip sendiri merupakan bahasa yang mudah dimengerti, dalam artinya diperlukan skill novice atau dasar untuk mengerti bahasa ini, jika anda sudah terbiasa dan mengenal komsep bahasa programan visual, maupun java ataupun C, akan sangat mudah untuk memahami komsep javascript. Berikut ini sutu table yang berisi beberapa pebandingan mendasar antara java dan javascript :

26.3.14

Pengertian dan Sifat Array

Kito Share - Array adalah sebuah struktur data terdiri dari atas banyak variable dengan tipe data sama dan tersusun secara linier. Masing-masing elemen variable mempunyai sebuah nilai indeks. Setiap elemen array mampu menyimpan satu jenis data, yaitu variable. Suatu array dinyatakan dengan type sehingga variable yang bekerja akan dinyatakan dengan :

Secra logika pendefinisian array di atas merupakan sekumpulan kotak dimana tiap kotak mempunyai nilai indeks integer 1,2,3, �,9,10. Setiap elemen array ditandai dengan :
A[1], A[2], A[3], A[4], A[5], A[6], A[7], A[8], A[9],A[10]

Sifat Array
Array merupakan struktur data statis di mana jumlah elemen yang ada harus ditentukan terlebih dahulu dan tak bisa diubah saat program sedang berjalan. Untuk menyatakan array dalam pascal kita harus terlebih dahulu mendefinisikan jumlah elemen array, mendefenisikan tipe data dari elemen array. Contoh :

Mhs=array[1..10] of string; {hanya berisi 10 variabel}.

25.3.14

Mengenal Model Linguistik IMK

Kito Share - Model linguistic (kinguistic model) merupakan suatu pemahaman dari perilaku pengguna dan kesulitan kognitif yang didasarkan pada analisis bahasa di antara pengguna dan system yang dalam hal ini penekanannya ada pada mode-model dialog yang terbagi menjadi:

1. Backus-Naur Form (BNF):  Suatu natosi yang sangat umum dari ilmu computer yang merupakan pandangan sintaktik murni dari dialogue, yang terbagi menjadi dua aksi, yaitu non terminal dan terminal.
� Terminal: tingkat terendah dari prilaku user dituliskan dengan huruf capital. Contoh : CLICK-MAUSE, MOVE-MAUSE.
� Non-terminal: merupakan tingkat yang lebih tinggi dari abstraksi dituliskan dengan huruf kecil. Contoh, select-menu, positon-mause.

Contoh dari backus-naur form:
Sintak dasar dari non-terminal  :: = ekspresi, suatu ekspresi memiliki terminal dan non terminal yang dikombinasikan dalam urutan (+) atau sebagai suatu alternative (|) seperti berikut:


BNF hanya merepresentasikan aksi user, tidak member tanggapan terhadap system. Pengukuran dengan BNF dengan jumlah aturan (tidak telalu baik) dan jumlah operator + dan |. Kompleksitas pada BNF dengan sintak yang sama untuk semantic yang berbeda dan tidak ada refleksi dari persepsi pengguna dengan pengecekan konsisten minimal.

Deskripsi BNF dari suatu interface dapat dianalisis dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengukur jumlah aturan dan operatornya. Semakin banyak jumlah aturannya, semakin rumit interface tersebut dan hal ini bergantung pada cara pendeskripsian interface, karena bisa saja aturan untuk perilaku user yang sama diartikan dengan cara yang berbeda.
Selain itu pengukuran kompleksitas bahasa secara keseluruhan, BNF dapat digunakan untuk menentukan beberapa banyak tindakan dasar yang dibutuhkan dalam tugas tertentu dan didapatkan estimasi kasar dan kesulitan tugas itu. Deskripsi BNF hanya digunakan untuk merepresentasikan aksi yang dilakukan user, bukan persepsi user terhadap system.

2. Task-Action Grammar (TAG): BNF mengabaikan struktur konsistensi bahasa dan hanya menggunakan command name dan letter, sedang TAG lebih menekankan pada Consistency. Consistency dibuat lebih jelas dengan parameter aturan tata bahasa sedangkan non terminal dimodifikasi agar dapat menampung fitur-fitur sematik tambahan.

24.3.14

Sejarah dan Kelebihan Pascal

Kito Share - Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali dibuat oleh professor Niklaus Wirth, seorang anggota Internasional Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan perancis, blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghiung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman computer kepada mahasiswanya. Selain itu Profesor Niklaus Wirth, yang berasal dari Swiss Federal Institue of Technology (RTH-Zurich), Membuat pascal untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada saat itu. Pascalbersifat data oriented, dimana pemrogram diberi keleluasaan untuk mendefinisikan data. Pascal juga merupakan teaching language (banyak dipakai untuk mengajar tentang konsep pemrograman). Kelebihan yang lain adalah penulisan kode pascal bersifat luwes, tidak seperti Fortran yang mengharuskan pemrogram menulis kode dengan format tertentu. Bentuk dasar program pascal adalah seperti berikut

Program nama_program;
Begin;
{ pernyataan }
End

Kelebihan dari pemrograman pascal adalah
1.Tipe data standar. Dimana tipe-tipe data standar telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar, yaitu Boolean, real, char, string.
2.User defined data types, dimana pemrogram dapat membuat tife data lain yang diurutkan dari tife data standar.
3.Strongly-typed, dimana pemrogram harus menentukan tipe data suatu variable dan variable tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan
4.Terstruktur, memiliki sintak yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil prosedur dan fungsi yang dapt dipergunakan berulang-ulang
5.Sederhana dan Ekspesif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusi (bahasa inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Tahap Sistematis dan Terpadu Dalam Membuat Program

Kito Share - Untuk menyusun suatu program yang besar dan komleks dibutuhkan beberapa tahapan yang sistematis dan terpadu, yaitu sebagai berikut:
1. Mendefinisikan masalah.
2. Analisis kebutuhan.
3. Desain algoritma.
4. Pengkodean.
5. Bahasa pemrograman.
6. Testing dan debugging.
7. Dokumentasi.
8. Pemeliharaan.

Namun demikian untuk membuat program sederhana tidak memerlukan seluruh tahapan tersebut, cukup beberapa tahapan saja, yaitu:

1. Mendefinisikan masalah
Batasan masalah adalah merencanakan system dan spesifikasi program, siapa yang akan menggunakannya dan untuk apa.
Caranya :
a. Menentukan tujuan dan hasil yang akan dicapai.
b. Menentukan hal-hal yang diperlukan oleh system.
c. Mengumpulkan data.

2. Mengembangkan model.
Mengembangkan model berarti membuat model dari system yang akan dibangun. Model adalah suatu gambaran sederhana atas system yang diusulkan. Dengan membuat model maka akan terlihat jelas hubungan antara obyek-obyek yang ada dalam system yang dibangun. Contohnya, untuk membuat program luas persegi panjang, modelnya adalah l=p*l.

3. Desain Algoritma
Desain atau rancangan algoritma adalah pembuatan urutan instruksi yang akan ditulis pada program.

4. Implentasi algoritma ke dalam program.
Mengimplementasi algoritma ke dalam program.

5. Uji dan validasi pengujian terhadap program.
Seperti kesalahan penulisan (syntax error), kesalahan saat eksekusi (runtime error). Kesalahan logika program (program berjalan tetapi menghasilkan output yang salah atau fatal error)






Flowchart (Diagram Alir)

Kito Share - Diagram alir (flowchart) merupakan bentuk grafis atau visual dari algoritma. bentuk umum simbol-simbol dalam diagram alir adalah

1. simbol untuk mulai (start) atau akhir (end) program.


2. simbol untuk pembacaan (read) data atau penulisan hasil (write) pada layar.

3. simbol untuk suatu prose perhadap data pada program.


4. simbol untuk suatu pernyataan pilihan (optimal) pada program.


5. simbol untuk penghubung antar aktivitas.



6. konektor, simbol untuk memutus aktivas karena keterbatasan media kertas.


7. subprogram








contoh pemakaian flowchart:
1.squential (berurutan):




















2.selection (struktur pemilihan)




















3.repetion


23.3.14

Pemrograman Terstruktur

Kito share - Pemrograman terstruktur adalah cara pemrosesan data yang terstuktur. Terstruktur dalam analisis, cara, dan penulisan program. Prinsip utama dari pemrograman terstruktur adalah jika suatu proses telah sampai pada suatu titik tertentu maka proses selanjutnya tidak boleh melompat ke baris sebelumnya, kecuali untuk proses perulangan.

Tujuan dari pemrograman terstruktur adalah:
1. Meningkatkan kehandalan program.
2. Memudahkan pembaca dan penelusuran program.
3. Menyederhanakan program sehingga tidak rumit.

ciri-ciri pemrograman terstruktur adalah:
1. Menggunakan rancangan pendekatan dari atas ke bawah (tip-down design).
2. Membagi program ke dalam modul-modul logika yang sejenis.
3. Menggunakan sub-program untuk proses-proses sejenis yang sering digunakan.
4. Menggunakan pengkodean terstruktur: if,then, do, while, repeat, until, dan lain sebagainya.
5. Menghindari penggunaan perintah Go To bila tidak diperlukan.
6. Terdokumentasi secara akurat dan berarti.

Dalam penyelesaian dan perancangan, katagori dan penyelesaian masalah di mulai dari bagian yang utama yang kemudian dibagi menjadi bagian yang lebih kecil. Cara perancangan seperti ini memudahakan penulisan, pengujian, koreksi, dan dokumentasi program.

Tahapan rancangan dari atas ke bawah (top-down design) dalam pemrograman adalah:
1. Menentukan keluaran (output) yang diminta, memasukan input yang diperlukan, dan melakukan proses-proses untama yang diperlukan untuk transformasi data.
2. Membagi proses untama ke dalam modul-modul fungsional.
3. Membuat algoritma masing-masing modul, dari modul utama ke sub-sub modul.

Kompiler dan Interpreter

Kompiler
Kompiler adalah suatu program yang menerjemahkan bahasa pogram (source code) kedalam bahasa obyek (object code). kompiler menggabungkan keseluruhan bahasa program, mengumpulkannya dan kemudian menyusunnya kembali.

gambar : Proses kompilasi program komputer


Tahap kompilasi :
1. Pertama source code (program yang ditulis) dibaca ke memori kompuer.
2. Sourcec code tersebut diubah menjadi object code (bahasa assembly)
3. Object code dihubungkan dengan library yang dibutuhkan untuk membentuk file yang bisa di eksekusi.

Kompiler memerlukan waktu untuk membuat suatu program dapat dieksekusi leh komputer. program yang diproduksi oleh kompiler dapat berjalan lebih cepat dibanding program yang diperoduksi oleh interpreter di samping juga bersifat indenpenden. Contoh program yanggunkan kompiler adalah Visual Basic, Visual Delphi, Pascal.

Interpreter.
Berbeda dengan kompiler, interpreter menganalisi dan mengeksekusi setiap baris program tanpa melihat program secara keseluruhan. Keuntungan dari interpreter adalah bahwa eksekusi bisa dilakukan dengan segala tanpa melalui tahap kompilasi. untuk alasan ini interpreter digunakan pada saat pembuatan program skala besar. Contoh program yang menggunakan interpretr adalah , cabol, PHP, ASP, dan lain-lain.

bahasa pemrograman

kito share - Bahasa pemrograman merupakan notasi untuk memberikan secara tepat program komuter. berbeda dengan bahasa alamiah, misal bahasa Indonesia,inggris dan lain sebagainya, sintak dan sematik bahasa pemrograman (komputer) ditentukan secara kaku sehingga bahasa pemrograman disebut bahasa formal (formal language). jadi di dalam bahasa pemrograman, yang digunakan sebagai alat komunikasi untuk memberikan perintah kepada komputer, tidak berlaku kebebasan berekspresi seperti layaknya bahasa alamiah.

pemrograman dalam arti luas meliputi seluruh kegiatan yang tercakup dalam pembuatan program, termasuk analisis kebutuhan dan seluruh tahap perancangan, perancangan dan implementasinya. dalam pengertian lebih sempit, pemrograman merupakan pengkodean (coding atau program writing = penulisan rogram) dan pengujian (testing) berdasarkan rancangan tertentu. pemahaman lebih sempit ini sering digunakan dalam pembuatan program erapan komersial yang membedakan antara system analyst yang bertanggung jawab menganalisis kebutuhan, perencanaan dan perancangan program dengan pemrograman (progammer) yang bertugas membuat kode dan menguji kebenaran program.

Bahasa tingkat rendah
bahasa tingkat rendah ( low-level-loanguage) merupakan bahasa assembly atau bahasa mesin, yang lebih dekat ke mesin (hardware),dimana high level programming language dekat pada bahasa manusia.
a. bahasa mesin : merupakan representasi tertulis kode mesin (machine code), yaitu kode operasi suatu mesin tertentu. abstraksi bahasa ini adalah kumpulan kombinasi kode biner "0" dan "1" yang sangat tidak alamiah bagi kebanyakan orang, kecuali bagi insiyur pembuat mesin komputer.
b. bahasa assembly : merupakan notasi untuk menyajikan bahasa mesin yang lebih mudah dibaca dan dipahami manusia. contoh "MOV AX 1111", pindahkan ke register AX nilai 1111.

bahasa tingkat tinggi
bahasa tingkat tinggi (high-level-language) adalah bahasa pemrograman yang dekat dengan bahasa manusi. kelebihan untama dari bahasa ini adalah mudah dibaca, ditulis, maupun diperbarui. contohnya ADA, Algol, BASIC, COBOL, C, C++, FORTRAN,LISP,PASCAL , dan lain sebagainya.

5.3.14

Data Flow Diagram (DFD)



DFD merupakan alat pemodelan yang memungkinkan sistem analis menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses dan fungsi yang dihubungkan satu sama lain dengan menghubungkan aliran data disbut .

Fungsi DFD :
1 . DFD membantu para analis sitem meringkas informasi tentang sistem itu , menentukan hubungan antara sub - sub sistem , membantu perkembangan aplikasi yang efektif .
2 . DFD berfungsi sebagai alat komunikasi yang baik antara pengguna dan sistem analis .
3 . DFD dapat menggambarkan sejumlah kendala untuk pengembangan otomatisasi alternatif sistem fisik .

komponen DFD
Ada beberapa simbol yang digunakan dalam DFD yang merupakan karakteristik dari suatu sistem , yaitu :

a . Terminator ( Entity Eksternal )
Terminator disimbolkan dalam bentuk persegi panjang , yang mewakili entitas luar dimana sistem berkomunikasi . Biasanya notasi ini merupakan seseorang atau sekelompok orang di luar organisasi seperti sistem , kelompok , departemen , pemerintah perusahaan , dan berada di luar sistem kontrol yang dimodelkan . Dalam beberapa kasus mungkin sistem lain , misalnya : sistem komputer yang berkomunikasi dengan sistem yang dimodelkan .

b . proses
Proses ini dilambangkan dalam bentuk lingkaran . Melambangkan proses data yang dimasukkan ke dalam sistem yang mengubah input menjadi output . Pemberian nama proses dengan menggunakan kata kerja transistif ( membutuhkan objek ) .

c . Data Store
The menyimpan data dilambangkan dengan garis yang sejajar , yang digunakan untuk model pengumpulan data atau paket data . Penyimpanan kadang-kadang didefinisikan sebagai mekanisme antara dua proses yang dibatasi oleh jangka waktu dapat fie tertentu.Data toko / database disimpan dalam floppy disk , hard drive , dll .

d . Data aliran ( Data Flow )
Data Flow disimbolkan dengan tanda panah , aliran aliran antara proses , menyimpan data , dan terminator . Aliran data saat ini menunjukkan bahwa data yang dapat dimasukkan ke sistem atau proses sistem .

Ada beberapa konsep aliran data yang perlu ditangani : ( Jogiyanto , 1999)
- Konsep data paket ( dikemas data )
Ketika dua atau lebih aliran data dari sumber yang sama ketujuan yang sama , maka harus digambarkan sebagai jalur data tunggal .
Konsep aliran data menyebar ( divergen arus data)
Aliran data menyebar menunjukkan sejumlah salinan aliran data yang sama dari sumber yang sama ketujuan yang berbeda .
- Konsep mengumpulkan aliran data ( data flow konvergen )
Data yang dikumpulkan menunjukkan beberapa aliran data yang berbeda mengalir dari sumber data yang berbeda bergabung bersama-sama menuju tujuan yang sama .
Panah bergerak dari penyimpanan berarti : penggunaan data paket tunggal , paket dan kelompok lain . Sementara panah tersebut akan dipindahkan ke penyimpanan

menggambarkan penulisan , perubahan atau penghapusan satu atau lebih paket yang dimasukkan ke penyimpanan sebagai bagian dari paket lama , atau paket baru , atau satu atau lebih paket dihapus , atau dihapus dari penyimpanan , atau satu atau lebih paket yang akan dimodifikasi atau berubah .

Tingkat DFD
a . Diagram Konteks
Dimulai dengan diagram konteks , tingkat tertinggi ( top level ) , diagram yang menggambarkan hubungan antara sistem dengan entitas luar sistem , sistem secara keseluruhan .

b . Diagram Nol (Zero )
Apakah proses-proses yang ada dalam sebagian kecil dari diagram konteks sistem , diagram nol ( zero ) merupakan rincian dari diagram konteks .

c.Diagram Detil / detail / primitif
Jelaskan rincian dari setiap proses yang terkandung dalam diagram adalah nol , yang merupakan proses rinci dapat dipecah di paling rinci .