20.3.11

Negeri Silop “Negeri Hilang”

          Negeri silop “Negeri Hilang” itu merupakan sebuah Misteri yang di percaya ada dan mungkin Mitos belaka entah ada atau tidak, sebuah misteri kota ghaib yang menarik di kota kayuagung, banyak yang menceritakan kalo itu adalah kota mistik atau ghaib, negeri silop memang telah di pertanyakan banyak orang adakah kebenarannya?.
          Menurut cerita yang semua orang dengar, negeri sulap itu negeri yang kasat mata, negeri dimana orang yang masuk kesana tidak akan pernah bisa keluar lagi, menurut para te’tua ada beberapa bukti bahwa negeri silop itu benar adanya, dulu ada sebuah CV yang melakukan proyek rencananya melakukan pembuatan jalan dan pembuatan jembatan sebagai sarana jalan lintas, dengan menggunakan alat berat dan mobil yang berukuran besar bulldozer untuk melakukan pembuatan jalur jalan tahap pertama, anehnya, semua alat berat dan mobil itu hilang begitu saja, mungkin itu hal biasa secara logika kita “tetapi apabila kita kaji ulang bagaimana mobil yang berukuran besar dengan sangat mudah di curi dan apakah hilang di tengah hutan belantara yang hanya punya 1 jalur untuk keluar, apakah ada pencuri di tengah hutan belantara???, semua orang rasa kecil kemungkinan itu terjadi.
         Negeri Silop sudah marak di perbincangkan setiap warga dahulunya, sekarang negeri silop hanya menjadi sebuah legenda di kota kayuagung yang entah hingga kini pun semua orang belum mampu menyingkap sebuah misteri negeri silop, adakah keberadaan dan kebenaran tentang negeri sulap itu ???

Upacara Adat Pernikahan Kayuagung

ABSTRAKSI
 
        Salah satu tradisi adat yang banyak perbedaannya adalah tradisi perkawinan. Bahkan terjadinya akulturasi dan perubahan-perubahan antar kebudayaan, yang mengakibatkan dalam satu daerah terdapat pola adat perkawinan yang memiliki tingkatan atau macam-macam bentuk upacara pernikahan. Secara teoritis perubahan kebudayaan berkaitan erat dengan perubahan pola kebutuhan masyarakat pendukung kebudayaan itu, yaitu kebutuhan biologis, sosiologis, dan psikologis, secara sederhana dapat dikaitkan bahwa kebudayaan selalu berubah mengikuti perubahan yang terjadi pada kebutuhan hidup masyarakat. Baik itu sendiri disebabkan oleh penetrasi kebudayaan luar kedalam kebudayaan sendiri atau karena terjadi orientasi baru dari kalangan intern masyarakat pendukung kebudayaan itu sendiri.
           Contohnya terdapat pada masyarakat Kayuagung sendiri. Di mana dahulunya upacara adat pernikahan yang dilakukan dengan cara pernikahan mabang handak, akan tetapi pada masa sekarang upacara pernikahan seperti itu sudah jarang dipakai masyarakat, karena sudah banyak memakai upacara adat pernikahan kawin begorok dan kawin sepagi. Hal ini dikarenakan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan keadaan lingkungan.
          Upacara pernikahan seperti ini terbilang unik. Dikatakan unik karena sistem adat perkawinannya mempunyai beberapa macam atau bentuk upacara perkawinan, akan tetapi walaupun demikian, peradabannya tetap bernuansa Islam. 
Macam-macam atau bentuk adat perkawinan di Kayuagung adalah:
• Kawin sepagi adalah prosesi adat perkawinan yang dilaksanakan secara simple atau dengan cara sederhana. Maksudnya adalah dengan terlaksananya acara ijab qobul saja itu sudah cukup, dan dirayakan secara sederhana tidak melibatkan rangkaian atau prosesi lainnya.
• Kawin Begorok adalah prosesi adat perkawinan yang dilaksanakan dengan rangkaian acara biasa, yang melibatkan kaum kerabat, tetangga dan handai taulan.
• Begorok Mabang Handak adalah prosesi adat perkawinan yang dilaksanakan secara besar-besaran, Maksudnya adalah upacara pelaksanaan itu dilakukan secara besar-besaran mempergunakan prosesi adat yang sangat lengkap dan beralur.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelititan lapangan (field reseach). Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui bagaimana tata cara pelaksanaan tradisi ini, dan nilai-nilai apa saja yang terdapat dalam tradisi tersebut. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dan wawancara. 

19.3.11

STMIK Amikom Yogyakarta


STMIK AMIKOM YOGYAKARTA adalah sebuah perguruan tinggi hasil pengembangan dari Akademi Manajemen Informatika dan Komputer “AMIKOM YOGYAKARTA”. AMIKOM Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi yang didirikan berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 084/D/O/1994 tentang Pemberian Status Terdaftar kepada Jurusan / Program Studi untuk Jenjang Program Studi D-III pada AMIKOM Yogyakarta di DIY dan bernaung di bawah Yayasan “AMIKOM YOGYAKARTA”. AMIKOM Yogyakarta memiliki Program Studi Manajemen Informatika dan Teknik Informatika. Program studi ini masing-masing dikelola oleh seorang Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan yang didukung oleh Perangkat Dosen, dan Staff Administrasi. Secara keseluruhan lembaga akademik saat itu dipimpin oleh seorang Direktur dibantu oleh beberapa Pembantu Direktur, Pelaksana Akademik, Unsur Pelaksana Administratatif, Unit Pelaksanaan Teknis, Unsur Penelitian dan Pengembangan dan beberapa unsur pendukung lainnya. Pada tahun 2002, program D-3 Manajemen Informatika telah di Akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan SK BAN PT Nomor: 010/BAN-PT/Ak-I/Dpl-III/VIII/2002 dan mendapatkan akreditasi A.
Seiring dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli yang memahami dan terampil di bidang tersebut, maka AMIKOM menambah program S-1, dan berubah menjadi STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia tanggal 24 April 2002, Nomor. 75/D/O/2002 tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Program-Program Studi dan Pendirian Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM Yogyakarta di DIY (Perubahan bentuk dari AMIKOM) yang diselenggarakan oleh Yayasan AMIKOM Yogyakarta di DIY.
Berdasarkan Surat Keputusan tersebut, STMIK AMIKOM YOGYAKARTA diberi ijin untuk menyelenggarakan program studi:
  1. Teknik Informatika untuk jenjang Program Sarjana (S1)
  2. Sistem Informasi untuk jenjang Program Sarjana (S1)
  3. Manajemen Informatika untuk jenjang Program Diploma – III (D-3)
  4. Teknik Informatika untuk jenjang Program Diploma-III (D-3)
Penyelenggaraan Program Studi Sistem Informasi untuk jenjang Program Sarjana (S1) secara khusus didukung oleh Departemen Pendidikan Nasional, dengan surat Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Nomor: 2704/D/T/2004 perihal Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan Program Studi pada STMIK AMIKOM YOGYAKARTA.
Badan Hukum:Yayasan AMIKOM Yogyakarta
Berdiri:11 Oktober 1994
Akte Pendirian:17 April 2008
Alamat:Jalan Ring Road Utara Condong Catur Depok-
Sleman
Telpon:0274 – 884201 – 204
Faksimili:0274 – 884208
Website:http://www.amikom.ac.id
Email:amikom@amikom.ac.id

AMICTA, Inovasi IT STMIK AMIKOM Yogyakarta terbaru 2010 Menuju INAICTA-APICTA

AMIKOM Information and Communication Technology Award (AMICTA) 2010 merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan budaya kompetisi berprestasi bagi civitas akademik STMIK AMIKOM Yogyakarta.

AMICTA 2010 merupakan kegiatan lomba karya cipta teknologi informasi dan komunikasi yang diperuntukan bagi civitas akademik STMIK AMIKOM Yogyakarta yang pelaksanaannya diselaraskan dengan INAICTA 2010 yang diselenggarakan oleh Kemkominfo.

AMICTA 2010 mentargetkan inovasi dari kalangan civitas akademika AMIKOM Yogyakarta dan sebagai perwakilan AMIKOM untuk mengikuti kompetisi nasional (INAICTA) dan kompetisi internasional (setelah lolos INAICTA) Asia Pacific ICT Award (APICTA) dan World Summit Award (WSA).

Peserta

Peserta dibagi dalam 2 kategori:
(1) Mahasiswa
(2) Dosen , Karyawan dan alumni

Tambahan:
Peserta dapat berupa kelompok(team) maupun individu.
Untuk peserta kelompok dapat juga terdiri dari mahasiswa/alumni kampus lain, yang penting ada salah mahasiswa amikomnya.

Hadiah

Total Hadiah
40 jt Rupiah ++ dan sejumlah Laptop/PC *

Logo Amicta 2010
logo
Makna Logo:

Konsepnya makhluk hidup bersel satu yang berkembang biak dengan cara membelah diri dengan cepat dan banyak. Artinya menggambarkan seseorang yang masuk di dunia IT harus mampu mengembangkan skil dan kemampuannya dengan cepat agar bisa menang dalam berkompetisi.

Dari Amikom untuk Indonesia..
Dari Jogja menuju Dunia...

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Pecahkan Rekor MURI



Pada hari Selasa (9/2) STMIK AMIKOM Yogyakarta mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas Rekor Pemrakarsa dan Penyelenggara Pameran Karya Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dengan Jenis Terbanyak.



Piagam penghargaan MURI tersebut diserahkan langsung oleh Senior Manager MURI, Paulus Pangka kepada Prof. Dr. M. Suyanto, MM selaku Ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta.



Sebanyak 160 Jenis Karya Kreatif Mahasiswa tercatat dalam Penghargaan MURI No 4737/R.MURI/II/2011 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Museum Rekor-Dunia Indonesia, Jaya Suprana



Dalam Sambutannya, Prof. Yanto memberekan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah mengikuti Pameran tersebut dan menjadi bagian dalam sejarah dengan ikut serta dalam acara Gelar Karya Mahasiswa tersebut.



Senior Manager MURI, Paulus Pangka menyampaikan bahawa terdapat lebih dari 10 karya lainnya dari STMIK AMIKOM Yogyakarta yang pantas untuk dijadikan Rekor. Diharapkan Rekor MURI ini dapat menjadi awal dari Rekor-rekor MURI yang lain di masa yang akan datang




Sebanyak 253 Karya ICT mengikuti Gelar Karya Mahasiswa Amikom. Acara ini juga berhasil memecahkan Rekor Muri atas Pemrakarsa dan Penyelenggara Pameran Karya Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dengan Jenis Terbanyak.



Acara yang bertempat di Basement Gedung 4 dan Basement Gedung 5 STMIK AMIKOM Yogyakarta ini diadakan selama 2 hari pada tanggal 8-9 Februari 2011. 



Dalam Sambutannya pada acara tersebut, Prof. Yanto menyampaikan tentang prospek dari Industri Kreatif di bidang ICT yang begitu dahsyat. " karya ICT yang sangat mendukung industri kreatif itu adalah bidang yang perkembangannya paling pesat. Jika industri manufaktur perkembangannya hanya dua kali lipat, industri kreatif bisa berkembang rata-rata empat kali lipat,” jelasnya

PTS TERBAIK SEDUNIA ADA DI INDONESIA?

UNESCO: STMIK Amikom PTS Terbaik Dunia
23/02/2010 08:18:19 Di Amerika Serikat (AS), dari sejak berdirinya negara adi kuasa itu sampai kini Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mempunyai kedudukan yang sangat terhormat. Di samping secara historis riwayat kelahirannya sudah eksis semenjak berabad-abad silam maka secara empiris PTS di AS terbukti mampu melahirkan para ilmuwan, ekonom, budayawan, pebisnis, politisi andal dan juga peraih nobel.
Sebut saja Harvard University yang berkiprah di Cambridge, Massachusssachusetts, Columbia University di New York City, New York, California Institute of Technology (Caltech) di Pasadena, California, Princeton University di Princeton, New Jersey, Yale University di New Haven, Connecticut, Illinois Institute of Technoloty di Chicago, Illinois, dan sebagainya.
Di Indonesia, banyak PTS yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat meskipun kualitasnya tidak lebih jelek daripada mutu kebanyakan PTN. Ironisnya, meski ada PTS yang dinyatakan sebagai perguruan tinggi swasta terbaik dunia oleh badan internasional yang kredibel pun tidak secara otomatis mendapat pengakuan dari masyarakat kita sendiri.
PTS Kelas Dunia
Pada akhir tahun 2009 lalu United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mempublikasi laporan, “A New Dinamic: Private Higher Education”. Dalam Bab Public-Private Partnerships ditampilkan 8 PTS Terbaik dunia; salah satunya dari Yogyakarta indonesia yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Amikom Yogyakarta.
Kedelapan PTS tersebut selengkapnya ialah sebagai berikut: Shantou University (China), Harvard University (USA), Mulungushi University (Zambia), The Asian University for Women (AUW) (Bangladesh), STMIK Amikom (Indonesia), University of Phoenix (USA), University of Hong Kong (China) dan Linkokwing University of Creativie Technology (Malaysia).
Di sisi kemandirian finansial dari delapan PTS terbaik dunia tersebut ada tiga yang lazim diperbandingkan; dari PTS yang seratus persen bergantung pada pemerintah s/d PTS yang seratus persen mandiri.
Shantou University (STU) adalah PTS yang berkiprah di Shantou, Guandong, China. Perguruan Tinggi seluas 1,28 km2 ini sekarang mempunyai 8.500-an mahasiswa, 1.500-an di antaranya adalah mahasiswa S2 dan S3. Lembaga yang dipimpin oleh Prof Xu Xiaohu ini mengembangkan banyak jurusan seperti jurusan teknik, IPA, ekonomi, kedokteran, hukum dan sebagainya. Dan jangan lupa lembaga ini juga membuka sekolah jurnalistik, School of Journalism, sebagaimana yang baru saja dibuka di Indonesia.
Dalam hal pembiayaan STU hampir 100 persen keperluan dana di-back up oleh pemerintah ditambah sponsor tetap dari pengusaha kelahiran Shantou, Mr Li Ka Shing. Pimpinan unversitas “hanya” berpikir mengembangkan akademis tanpa harus banyak memikirkan soal keuangan.
Lain STU lain Harvard University (HU) yang berlokasi di Cambridge Massachusetts, AS. Lembaga yang dipimpin oleh Prof Catharine Drew Gilpin Faust ini mempunyai 19.500-an mahasiswa, 6.700-an di antaranya mahasiswa S2 dan S3 dan merupakan perguruan tinggi yang paling terkenal di dunia. Pada publikasi CINDOC dalam “Webometrics Ranking 2010 Edition”, HU menduduki ranking ke-1 alias perdana di antara 18.000 perguruan tinggi terbaik dunia.
Dalam laporan UNESCO disebutkan pembiayaan di HUT diatur sebagai berikut: 30 persen dari mahasiswa, 10 persen dari donor swasta, dan 60 persen dari pemerintah. Dana dari pemerintah diwujudkan dalam bentuk projek-projek yang mengandung dana besar.
Bagaimana dengan STMIK Amikom? Perguruan tinggi yang berlokasi di Yogyakarta, Indonesia ini dilaporkan memiliki lebih dari 7.600 mahasiswa. Lembaga yang dipimpin oleh Prof M Suyanto ini memiliki jurusan Manajemen Informatika (MI), Teknik Informatika (TI) dan Sistem Informatika (SI) dengan banyak konsentrasi.
Meski sama-sama PTS tetapi dalam soal keuangan bertolak belakang 180 derajat dengan STU dan 90 derajat dengan HU. Kenapa? Ya, karena STMIK Amikom tidak mendapat sepeser pun bantuan pemerintah. Jadi 100 persen dana berasal dari mahasiswa dan hasil kreativitas pengelolanya.
Paling Mandiri
Diangkatnya STMIK Amikom oleh UNESCO sebagia salah satu PTS terbaik dunia kiranya sangat membanggakan kita; bukan hanya masyarakat Yogyakarta akan tetapi juga masyarakat dan pemerintah Indonesia.
Nilai kebanggaan tersebut akan bertambah karena STMIK Amikom hanya satu-satunya PTS Indonesia yang meraih prestasi terbaik; di samping keterbaikannya menyangkut tingginya kemandirian. Harvard University memang termasuk PTS terbaik etapi dalam hal kemandidrian maka STMIK Amikom lebih bisa dibanggakan. Shantou University juga termasuk PTS terbaik tetapi dalam hal kemandirian, STMIK Amikom berada di atasnya.
Kemandirian memang menjadi ciri khas pengembangan PTS di Indonesia; kalau pengelola PTS tidak cukup mandiri jangan harap lembaga yang dikelolanya berkembang dengan baik, untuk hidup pun kesulitan.
Berbeda dengan AS yang telah memiliki, sampai sekarang Indonesia memang belum memiliki sistem bagi pemerintah untuk memberi bantuan finansial pada seluruh PTS.
Kalau dalam realitasnya banyak (dosen dan mahasiswa) PTS yang mendapat bantuan dari pemerintah kiranya perlu diketahui bahwa bantuan tersebut diberikan secara selektif-prestatif. Selektif artinya bantuan tidak diberikan kepada seluruh PTS; sementara itu prestatif artinya hanya PTS yang berprestasi saja yang diberi bantuan finansial oleh pemerintah. Meski banyak PTS Yang mendapat bantuan finansial dari pemerintah tetapi tetap saja lebih banyak PTS yang sama sekali tidak mendapatkannya. Itu semua bukan menjadi penghalang untuk berprestasi. STMIK Amikom sudah membuktikan, dengan kemandiriannya lembaga tersebut dapat menjadi PTS terbaik di dunia. Berawal dari gedung sewaan untuk berkuliah kini telah berprestasi di tingkat dunia.
sumber : klik disini